Ikuti PKM-KC, Kennard, Adet dan Jocelyn Kembangkan Desain Jendela 3 in 1

11 Okt 2019

Kebutuhan desain hunian dalam hal bukaan yang dapat memaksimalkan penghawaan dan pencahaya alami namun tetap menjaga privasi penghuni menjadi ide bagi Vincentius Kennard Ganiadi, Adetya Purwadita Kusuma, dan Jocelyn Emilia Ukalvin mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC). PKM merupakan program yang diadakan Kemenristekdikti sebagai wadah bagi mahasiswa untuk berkreasi dan menunjukkan potensi yang mereka miliki. Terdapat banyak kategori PKM, termasuk PKM-KC (Karsa Cipta) yang diikuti oleh Kennard, Adet dan Jocelyn. Kategori PKM-KC ini memiliki tujuan mengembangkan kreasi dan inovasi iptek dengan menghasilkan suatu sistem, desain, prototipe, aplikasi, maket, jasa, dll; dan ide yang dikembangkan oleh Kennard, Adet dan Jocelyn adalah  desain jendela yang dapat mewadahi kebutuhan penghawaan, pencahayaan dan privasi tersebut, yang mereka sebut Jendela 3 in 1.

Proses yang dialami Kennard, Adet dan Jocelyn cukup panjang. Pada awal pengajuan proposal tanggal 18 Desember 2018 hingga 17 Januari 2019, mereka sempat mengganti format proposal yang awalnya PKM GT (Gagasan Tertulis) menjadi PKM KC (Karsa Cipta) sesuai arahan Prof. C. Eviutami selaku dosen pembimbing PKM, karena potensi prototipe desain jendela tersebut dapat direalisasikan, tidak hanya sebatas karya tulis. Setelah proposal diterima, Kennard, Adet dan Jocelyn melanjutkan proses menuju tahap MONEV (Monitoring Evaluation), di mana dana yang diajukan dievaluasi terlebih dulu sebelum pada akhirnya disetujui. Meskipun mengalami kendala terkait berat jendela, pemilihan material pada hingga desain jendela pada saat proses pelaksanaan dan melakukan trial and error, Kennard, Adet dan Jocelyn berhasil mewujudkan prototipe jendela tersebut. Terhitung terdapat 4 prototipe yang mereka buat sebelum mencapai hasil akhir.

Setelah prototipe berhasil diwujudkan, Kennard, Adet dan Jocelyn melakukan presentasi MONEV di ITS Bersama 4 kelompok lainnya yang mewakili UK Petra pada tanggal 16 Agustus 2019. Setelah menyelesaikan MONEV, Kennard, Adet dan Jocelyn menyelesaikan Laporan Akhir yang berisi revisi yang dilakukan, pengujian prototipe, ulasan prototipe dan laporan dana. Laporan tersebut dikumpulkan bulan Agustus melalui website Simbelmawa.

Sangat disayangkan Kennard, Adet dan Jocelyn tidak berhasil menembus seleksi tahap PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). Meskipun demikian, Kennard, Adet dan Jocelyn cukup bangga dan senang dapat menjalani proses yang menarik tersebut dan memamerkan karya mahasiswa Arsitektur UK Petra. “Kami sebagai satu-satunya kelompok yang mewakili prodi Arsitektur cukup senang dan sempat tidak percaya dapat menerima kesempatan ini,” ujar Kennard.

Pesan Kennard kepada rekan-rekan mahasiswa yang beniat mengikuti PKM agar melakukan asistensi intensif dengan dosen pembimbing karena hal itu penting agar ide yang dimiliki dapat direalisasikan lebih maksimal. Selain itu, penulisan dalam pembuatan proposal perlu memperhatikan tata penulisan formal dan mudah dimengerti semua orang, tidak hanya orang yang mendalami bidang tertentu.


Close previewer